Blog share Software ,tips-Trick Komputer dan artikel unik

Blog yang berisikan tips dan trik komputer , Share Software dan kumpulan artikel-artikel unik menarik

‘Hadist Qudsi’ Itu apa ? kenapa tidak ada didalam Quran ?

[TANYA]

Apakah ‘hadist qudsi’ itu? dan knapa perkataan Alloh dalam hadist tsb tdk masuk dlm alquran.. mohon penjelasannya…terimakasih .. wass…

[JAWAB]

Wa alaykumus Salaam Wr Wb

Mengenai ‘hadits qudsi’, untuk memahaminya perlu terlebih dahulu memahami struktur insan, karena pemahamannya sangat terkait dengan struktur diri kita ini. Penjelasan struktur insan ini, sudah barang tentu, terlalu panjang untuk dibahas hanya melalui satu dua e-mail saja.

Tapi penjelasan sederhananya adalah begini. Sebagaimana sudah sering kali dibahas pada diskusi-diskusi yang lalu, baik online maupun (terutama) offline, kita mengenal ada tiga elemen dari struktur insan, yaitu ‘Jasad’ (tubuh, mental, unsur-unsur psikologis, termasuk syahwat dan hawa nafsu), kemudian ‘Nafs’ (jiwa, diri kita yang sejati, diri kita sebenarnya yang diturunkan ke bumi untuk menyetir jasad ini), terakhir adalah ‘Ruh’. Tidak banyak yang diketahui tentang ruh, sebagaimana disebutkan dalam QS. 17:85,

“Ruh itu termasuk urusan Tuhanku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”.

Hanya saja, bagi sedikit orang di dunia ini yang sudah sangat dekat dengan Allah, taubatnya maupun keberserahdiriannya (keIslamannya) sudah sangat diterima oleh Allah ta’ala, ada yang dianugerahi Allah dengan elemen ke-empat, yaitu Ruh Al-Quds. Contohnya bisa dibaca di QS 2:87, 2:253, 15:110, dll. Ada manusia-manusia yang pada dirinya diperkuat dengan Ruh Al-Quds .

Ruh Al-Quds ini kadang menyampaikan perkataan Allah yang langsung ditujukan pada hambanya ini. Katakanlah menjawab sebuah ‘dialog’ ataupun ‘persoalan’ tertentu yang ditanyakan, baik untuk pribadi maupun ummat.

Nah, perkataan Allah yang disampaikan melalui Ruh Al-Quds ini disebut ‘pesan-pesan Qudsi’. Dan yang disampaikan kembali oleh Nabi apa yang diperolehnya dari Ruh Al-Quds, inilah yang disebut ‘Hadits Qudsi’.

Mengapa tidak ada dalam Qur’an? Karena hadits qudsi bukan termasuk kepada wahyu qur’an. Qur’an merupakan ‘petunjuk umum’ bagi seluruh alam semesta dan ummat manusia. Katakanlah, itu sebagai undang-undang dasar. Tapi tentu saja, teramat sangat banyak dialog para Nabi dengan Allah yang sifatnya pribadi maupun sifatnya personal, ataupun konteksnya terkait dengan sekelompok kecil orang saja, misalnya, dan bukan untuk seluruh ummat. Ada ‘obrolan-obrolan informal’ yang bukan undang-undang. Kalau kita perhatikan, kalimat-kalimat Allah dalam hadits-hadits qudsi itu lebih lembut dan baik, lebih informal. Sedangkan dalam Qur’an terlihat lebih lugas dan formal.

Walaupun , bisa jadi, di masa datang dialog-dialog itu akan bermanfaat pula bagi ummat. Maka dari itulah ada sebagian ‘pesan-pesan’ qudsi yang dicatat.

Demikian, terima kasih.

walaikumsalam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: